⚡ Payment Orchestration Layer

Unified Payment API untuk Bisnis Indonesia

Paynesia membantu startup, UMKM, reseller, dan platform digital menerima pembayaran dari berbagai metode melalui satu dashboard dan satu API, didukung oleh penyedia jasa pembayaran berizin.

Rp 12,480,000
Transaksi/Hari
12+
Payment Channels
1 API
Semua Provider
Rp 0
Biaya Setup

Dashboard Paynesia (simulasi)

Total transaksi hari ini Rp 12.480.000
Settlement status Settled
Payment channel aktif 8 channel
API health Operational
Wallet/prepaid balance Rp 1.250.000

Saldo wallet/prepaid adalah simulasi saldo internal pengguna. Dana transaksi diproses oleh penyedia jasa pembayaran berizin yang terintegrasi.

Masalah Payment Integration di Indonesia

Integrasi payment gateway sering berulang untuk setiap produk.

Merchant kecil kesulitan memahami dashboard, API, dan settlement.

Reseller/agency butuh sistem untuk mengelola banyak merchant.

Banyak bisnis butuh pembayaran lokal, reporting, webhook, dan automation dalam satu tempat.

Satu Layer untuk Banyak Payment Provider

  • Unified Payment API
  • Dashboard transaksi
  • Webhook management
  • Invoice dan payment link
  • Multi-provider routing
  • Reporting dan reconciliation
  • Prepaid wallet IDR untuk billing penggunaan platform
  • Merchant dan reseller management
  • Developer-friendly API docs

Alur

Merchant / Reseller / Platform
Paynesia API & Dashboard
Licensed Payment Gateway Providers
Bank / E-wallet / VA / QRIS / Card
Settlement by licensed provider

Support Banyak Payment Channel

Virtual Account

QRIS

E-Wallet

Credit/Debit Card

Coming Soon / depends on provider

Retail Outlet

Bank Transfer

PayLater

Coming Soon / depends on provider

Disbursement/Payout

Processed by licensed provider

Payment Link

Invoice

Subscription Billing

Coming Soon / depends on provider

Webhook Events

Channel tersedia bergantung pada penyedia jasa pembayaran berizin yang terintegrasi.

Harga Sederhana, Tanpa Subscription

Pay per successful transaction

Paynesia menggunakan model biaya per transaksi. Merchant tidak perlu membayar biaya bulanan. Biaya hanya dikenakan pada transaksi berhasil sesuai metode pembayaran yang digunakan.

  • Virtual Account

    Rp3.500 / transaksi berhasil

    Untuk pembayaran bank transfer otomatis dengan rekonsiliasi lebih mudah.

  • QRIS

    0,7% / transaksi berhasil

    Untuk pembayaran melalui QRIS dari mobile banking dan e-wallet.

  • Indomaret

    Rp4.000 / transaksi berhasil

    Pembayaran tunai melalui gerai Indomaret.

  • Alfamart

    Rp4.000 / transaksi berhasil

    Pembayaran tunai melalui gerai Alfamart.

  • E-Wallet

    mengikuti provider terintegrasi

    Mendukung channel e-wallet sesuai ketersediaan penyedia jasa pembayaran berizin.

  • Kartu Kredit/Debit

    mengikuti provider terintegrasi

    Untuk pembayaran kartu jika tersedia melalui provider terintegrasi.

  • Disbursement / Payout

    mengikuti provider terintegrasi

    Payout diproses oleh penyedia jasa pembayaran berizin.

  • Payment Link

    Rp0 biaya platform

    Biaya transaksi mengikuti metode pembayaran yang dipilih.

  • Invoice

    Rp0 biaya platform

    Buat dan kirim invoice pembayaran dengan tracking status.

  • Webhook & Dashboard

    Termasuk

    Dashboard transaksi, webhook status, dan reporting dasar tersedia untuk merchant.

Important Notes

  • Tidak ada biaya subscription bulanan
  • Tidak ada biaya setup untuk tahap awal
  • Biaya dikenakan berdasarkan transaksi berhasil
  • Biaya dapat berubah mengikuti ketentuan penyedia jasa pembayaran berizin yang terintegrasi
  • Paynesia tidak menyimpan, menahan, atau menguasai dana transaksi
  • Settlement dan payout dilakukan oleh provider berizin

Model Bisnis Paynesia

  • 01 Monthly SaaS subscription
  • 02 Platform fee per transaction
  • 03 Reseller/agency plan
  • 04 Enterprise integration and support

Paynesia tidak mengambil, menyimpan, atau menahan dana transaksi. Revenue Paynesia berasal dari biaya layanan teknologi, dashboard, API, automation, dan support.

Untuk siapa Paynesia?

UMKM digital

Startup SaaS

Reseller/agency

Marketplace niche/community commerce

Indonesia Butuh Payment Layer yang Lebih Sederhana

  • Banyak UMKM mulai go digital

  • Banyak bisnis butuh payment API tanpa kompleksitas tinggi

  • Reseller dan agency butuh cara mengelola merchant dalam satu dashboard

  • Developer butuh API dan webhook yang konsisten

  • Paynesia hadir sebagai layer teknologi yang menyederhanakan integrasi dengan provider berizin

Kenapa Nama Paynesia?

Paynesia berasal dari gabungan kata "Pay" dan "Indonesia".

"Pay" merepresentasikan pembayaran digital, automation, dan payment API.

"Nesia" diambil dari Indonesia, menunjukkan fokus utama membantu bisnis lokal Indonesia — UMKM, startup, reseller, dan platform digital — agar dapat menerima pembayaran dengan lebih mudah.

Compliance-first, Vendor-backed Payment Processing

Built as payment orchestration, not fund custody

No fund custody

PT Kirimin Platform Nusantara tidak menyimpan, menahan, atau menguasai dana transaksi.

Licensed provider processing

Pemrosesan pembayaran dan settlement dilakukan oleh penyedia jasa pembayaran berizin yang terintegrasi.

Technology layer

Paynesia menyediakan layanan teknologi integrasi, dashboard, webhook, reporting, dan otomasi pembayaran.

Roadmap

  1. MVP
    • Payment link
    • Unified API
    • Transaction dashboard
    • Webhook management
  2. Phase 2
    • Multi-provider routing
    • Reseller dashboard
    • Billing wallet
    • Advanced reporting
  3. Phase 3
    • Enterprise API
    • Risk monitoring
    • Reconciliation automation
    • Partner ecosystem

Paynesia: Payment Infrastructure Layer untuk Bisnis Indonesia

Dibangun oleh PT Kirimin Platform Nusantara untuk membantu bisnis menerima pembayaran secara lebih mudah, terintegrasi, dan siap berkembang.